Uncategorized

ITS PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA MENGGELAR KULIAH PAKAR “EVIDANCE BASED NURSING: PENERAPAN PRINSIP ATRAUMATIC CARE DAN FAMILY CENTER CARE PADA ANAK DENGAN KANKER”

Prodi S1 Keperawatan ITS PKU Muhammadiyah Surakarta Menggelar Kuliah pakar dengan tema “Evidance Based Nursing: Penerapan Prinsip Atraumatic Care Dan Family Center Care Pada Anak Dengan Kanker”pada Selasa,  10 Agustus 2021 dengan nara sumber Unang Wirastri, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.An., Direktur RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto dengan dilaksanakan secara online dan diikuti sejumlah 150 mahasiswa dan tenaga pendidik..

Yuli Widyastuti, S. Kep., Ns., M. Kep. Kaprodi S1 Keperawatan Ners.,  ITS PKU Muhammadiyah Surakarta menyampaikan bahwa tujuan dari pelaksanaan Kuliah pakar ini adalah memberikan pengetahuan dan wawasan tentang EBN dalam keperawatan anak di bidang Atraumatic care dan FCC dan memberikan  tambahan informasi terkait penerapan atraumatic care dan FCC pada pasien Anak dengan Kanker.  

Dalam penyampaian materi disampaikan Unang Wirastri, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.An.,,  “Anak adalah mahluk unik yang memiliki kebutuhan berbeda disetiap tahap tumbuh kembangnya, oleh karena itu orang tua perlu memahami pentingnya menyediakan fasilitas untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tersebut (Cahyaningrum, 2012). Stres hospitalisasi dapat memberikan efek pada perilaku anak saat pemulangan seperti menuntut perhatian lebih dari orang tua, sangat menentang perpisahan, ketakutan baru, terbangun di malam hari, menarik diri, pemalu, rewel, dan tempertantrum (Wong et al., 2009). Kesehatan ibu dan anak tahun 2010 juga didapatkan hasil bahwa dari 1.425 anak yang mengalami dampak hospitalisasi, 33,2% diantaranya mengalami dampak hospitalisasi berat, 41,6% mengalami dampak hospitalisasi sedang, dan 25,2% mengalami dampak hospitalisasi ringan (Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, 2015). Atraumatic care merupakan suatu tindakan asuhan keperawatan yang terapeutik dengan menyediakan lingkungan yang nyaman oleh petugas kesehatan, dan menggunakan intervensi yang menghilangkan atau mengurangi distress fisik maupun psikologis pada anak-anak dan keluarga dalam sistem pelayanan kesehatan. Prinsip yang mendasari atraumatic care adalah bagaimana mencegah atau mengurangi pemisahan anak dan keluarga; meningkatkan pengendalian diri pada anak; dan mencegah atau mengurangi nyeri dan cedera pada tubuh (Wong et al., 2009)”. (Humas/TG)

Leave A Comment